Senja
di atas mega –
Hujan menyambut malam dengan syahdu
Mengalun lembut
Menciptakan nada-nada indah seperti bernyanyi di kala
Senja
di atas Mega
Angin mengalir ke sela-sela jendela berkayu
Kemudian masuk ke ruang hampa yang kosong dan gelap
Menusuk bagian pori-poriku
Yang sedang meringkuk dibalik selimut
Aku semakin ringkih membeku
Aku menatap ke balik luar jendela
Terlihat olehku 2 sosok bidadari sedang menikmati
Secangkir bintang,secawan cahaya bulan
Memberiku sebuah doa demi doa
Dan memberiku secerca harapan dan semangat
Hujan seolah semakin deras
Mengguyur seisi bumi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar