Mawar yang indah
Kini telah tiada lagi
Bahtera indah yang dulu pernah
terbangun
Kini telah runtuh karena khianatmu
Khayalan indah yang selalu melayang
indah di atas mega
Dan penuh keindahan cinta
Kini telah terjatuh kembali
Jurang yang penuh duri dan api
Dam kini kegelisahan mulai
menyelimuti
Hati kecilku
Cinta yang penuh dengan kenangan
Perlahan mulai terlupakan
Wajah yang penuh dengan cinta
Wajah yang penuh dengan kasih
sayang
Kini menjadi wajah kebencian
Lautan api
Kini menjadi tempat persembunyianku
Dan sebagai pelabuhan ratapanku
Di atas mega singgasana asmara dana
Yang berkobar penuh api kebencian.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar