Halaman

Senin, 13 Mei 2013

LUKA YANG AMAT PEDIH





Aku termanung didaun jendela kamarku melihat keatas bibirku bergumam
Betapa indah masa laluku yang telah membawaku menuju kebahagiaan
Tetapi apa daya seiring berjalannya waktu semua akan berjalan seperti yang dulu
Seperti yang aku harapkan
Seperti yang aku inginkan
Seperti yang aku dambakan yaitu menemukan cinta di depan pintu kesedihan ini

Gemuruh dan halilintar mulai bersahutan
Mulai beradu suara untuk mulai memperlihatkan kejantananmu
Kilat berhamburan keluar ruas langit
Untuk menyaksikan suara itu bersamaku yang masih termenung termangu di daun jendela ini
Perlahan tapi pasti air mulai menetes dan
Menyusuri lekuk dari wajahku

Kali ini aku benar-benar menangis
Meratap
Mengapa hal ini harus terjadi kepadaku
Apa salahku ?
Apa dosaku ?

Tidak ada komentar: