Halaman

Jumat, 17 Mei 2013

Air mata kehancuran



Air mata kehancuran – 

Sebening embun di pagi hari
Secerah cahaya surya
Ku menatap cerah ke dasar
Lubuk jiwaku yang paling dalam

Terlihat olehku setitik cahaya tertang
Semakin lama- semakin jelas
Sebuah nama yang pernah mengoyak
Jaring-jaring kehidupan Cintaku

Tak henti jua darah ku mengalir
Dan mengucur dengan deras
Menyatu dengan air tangisku
Air mataku
Air mata kehancuranku

Dengan tekad ..... aku terus berjalan
Dengan tekad ..... aku terus berlari
Dan
Mencoba untuk tegar sebagai laki-laki
Demi sebuah kenyataan yang bahagia.

Tidak ada komentar: