DIRIMU YANG SATU
Andai kau tahu
Apa isi hatiku ini ?
Apa yang ku rasakan saat ini ?
Jika kau bisa merasakan
Ku mohon... balas rasa ini !
Ku mohon ungkapkan rasa yang ada di hati mu !
Andai kau tahu...
Hanya dirimulah yang ada di hati..
Hanya nama mu yang terukir di jiwa ..
Hanya wajah mu yag ada di bayangan ku...
Dirimu yang satu ...
Telah menebar cinta di hatiku
Telah membagi rasa indah di hati
Walau hanya aku yang merasakan
Cinta itu timbul ...
Saat ku lihat dirimu
Dan tiba-tiba saja rasa itu timbul
Di hati ku.......karna hanya dirimu di hati ...
Akuilah Cinta
Kita tahu
kita percaya
bahwa rasa itu tumbuh sekian lama
dan bernaung di dalam hati
menunggu detik agar mewujudkanya
menjadi kata, kalimat, lalu suara
Aku tak peduli
bila ruang harus menyekat cinta
dan aku mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di ujung hari
Aku tidak peduli meski dibulan tak berbulan sekalipun
ruang masih saja menyekat cinta
dan aku masih saja mencoba menyeru kepada detik
agar temukan kita di serambi taman surga
Aku tak peduli
bila langit menggulung mendungnya
dan menghujam bumi dengan ribuan bintik
lalu laut mengamuk menyapu karang yang tegar
tanah terkuak menenggelamkan harapan-harapan besar
dan akhirnya tuhan menyeru kepada malaikat maut
untuk bertebaran menyayat ribuan jiwa
Selelah apapun mataku mencari wujudmu
selelah apapun telinga meraba udara mencari suaramu
selelah apapun kaki berjalan, mengukir jejak mengejar bayangmu
apapun yang kau lakukan
bagaimanapun kau menolaknya
cinta akan tetap berada disana
menunggumu mengakui keberadaannya
kau dan aku tahu itu
Kita begitu berbeda dalam semua
kecuali dalam cinta
CINTA SEJATI
Puisi Adelia Lintang Kirana
Ku bangun istana cinta diatas setiaku
Ku lindungi dindingnya dengan percayaku
Ku hiasi semuanya dengan keihklasanku
Ku rawat keteguhanya dengan ketulusanku
Dan ku ciptakan kedamaian dengan kasih sayangku
Andai takdir tak merenggutmu
Andai ku bisa menjaga keabadian hidupmu
Aku bukan Tuhan Yang Maha Mampu
Mengendalikan semua apa yang ku mau
Aku juga bukan malaikat penjagamu
Yang slu menemanimu sepanjang waktu
Ku hanya kasih dalam hatimu
Cinta dalam hidupmu
Rindu dalam nafasmu
Yang kan tetap hidup dalam sanubarimu
SELAMAT PAGI CINTAKU
Semoga hari ini.
Hatimu secerah hari ini.
Secerah matahari brsinar.
Langkah yang kau tapak selalu bawa kebahagiaan.
Biarkn musim brganti.
Tinggalkan kesan yang mendalam.
tak mudah dilupakan dari mata jernihmu yg berkaca.
Lihat aku..
Yg selau bisa bca pikiranmu.
Mengisi jiwamu.
menyapamu menghias hari2mu.
Lihat senyumku...
Dengarkan suaraku...
Akan teduhkan jiwamu.
Karena aku mencintamu dengan kesungguhanku.
Dulu kau berjanji kepadaku
untuk selalu di samping ku
saat senang maupun duka.
Dulu kau benrjanji kepada ku
untuk selalu menjaga ku
dalam panasnya siang dan gelapnya malam
Kini itu semua hanya tinggal janji
yang tak dapat lagi kau buktikan
kepadaku
Sore itu
ku lihat kau tersenyum kepada ku
hatiku bahagia
Ternyata itu adalah senyum terakhirmu buat ku
senyum yang tak dapat ku lupakan
Pagi itu
ku buka handphone ku
ku baca sms yang masuk di handphone ku
Ternyata itu hanya sebuah pesan yang membuatku amat sedih
hingga kau pergi meninggalkan ku untuk selamanya
kemana lagi kan ku cari orang sepertimu
yang selalu sayang dan menerimaku apa adanya??
Aku ingin kau kembali di hidupku
aku rindu kamu
aku ingin bersamamu
aku ingin kamuuu
ya allah berikanlah ku kesabaran dan keiklhasan unuk menerima kenyataan ini
bahwa dia telah tiada..
Terkutuklah Aku
Terkutuklah aku mencintaimu
Karna aku bukanlah yang terpilih
Sedang aku menghinakan diri padamu
Malaikat pun tak mampu menulis Dalam garis takdir yang ada
Karna ia akan dicambuk bila mendustai tuannya
Engkau seperti bintang di langit
Aku selalu melemparimu untuk jatuh
Tapi batu itu kembali memukulku
Aku menangis kau hanya membisu
Kau tertawa aku terpaksa mendengar
Benar-benar terkutuk aku!
kalau tak mau bercinta denganku
Tak perlu kau meludah sampai aku tenggelam
Bunuh saja aku!
Bagiku cinta adalah engkau
Dan bagimu cinta adalah kepuasan
Sedang aku selalu lemah di depanmu
Andai saja ada dunia
Dimanapun...
Dan dirimu tiada...
Puisi Cinta Kerinduan
Di sekelip cemasku yang mendalam
Terselip kerinduan yang mendalam
Pada gelisahku yang kian gusar
Cemburu di hatiku mulai terbakar
Cemas dengan ketiadaanmu
Rindu akan kehadiranmu
Gelisah menanti kedatanganmu
Cemburu tak menentu
Duhai kau insan tersayang
Jauh pergimu ke tanah seberang
Menyisakan bayangmu dalam bingkai kenang
Akankah engkau segera pulang ?
Cemasku membias curiga
Cemburuku kian membara
Sedang rinduku mengharap
Semua itu hanya prasangka
Wahai insan tercinta
Bilakah kau rasa apa yang kini ku rasa
Ketika tanpamu waktuku berlalu hampa
Adakah kan datang suatu masa untuk kita kembali bersua.
Madah Cinta Satu Harapan
Wahai….sayang ku!
Adakah engkau mendengar suara ku ini?
Adakah engkau mendengar keluhan hati ku ini?
Adakah englau mendengar jeritan jiwaku ini...?
Sedangkan engkau jauh dari ku…
Jauh dirantauan orang…!
Wahai….manis ku!
Apa yang harus ku katakkan pada mu?
Ketika engkau tiada disisi ku
Seribu kerinduan telah membakar diri ku
Seribu penyesalan telah melanda diri ku
Seribu kenangan menyerang diri ku..!
Tanpa mu Siapalah aku..!
Wahai…sayang ku!
Tahukah engkau…
Betapa diriku ini
Sentiasa gelisah menanti kepulangan mu
Betapa diriku ini
Sentiasa terbayang senyuman manis mu
Betapa hatiku ini
Merasa kekosongan tanpa kehadiran mu
Betapa diriku ini
Merayu mengharap kepulangan mu!
Wahai ….sayang ku!
Maafkan daku…
Wahai…sayang ku!
Kembalilah kepada ku..!
Puisi Cinta Romantis : Indahnya Pesona Cintamu
Kau tempatkan bunga kasih di hatiku..
Membuatnya berubah melambai syahdu..
Aku...Merenungi perjalanan selama itu..
'Ku tatap cerita kehidupan yang berlalu..
Derai air mata pilu tertetes tiada waktu..
Menanti kekasih jiwa yang lama 'ku tunggu..
Dalam lengang 'ku bercerita hanya pada diriku..
Tiada makhluk 'nan patut 'ku seru..
Akan ingatan pada kekasih jiwa yang tertuju..
Bergetar diri bila datang
sebutan atasmu..
Bercucuran air mata cinta melelehkan beku..
Wahai kekasihku..Tiada sia 'ku menyerumu..
Walau luka memenuhi segenap jantungku..
Kau...Adalah bulan dan matahariku..
Pemberi terang dalam gelapku..
Patutkah 'Ku dusta kecintaanmu..
Sedangkah tiada kasih selembutmu..
Tak ada pelabuhan cinta seindahmu..
Wahai kecintaanku..Pesona kehidupanku..
Cakrawalamu indah dan syahdu..
Dan menggores demikian dalam..Di lubukku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar