Idiom
dalam bahasa Indonesia
Idiom
1.
Idiom atau ungkapan adalah
suatu gabungan kata, yang merupakan penggalan kalimat yang memiliki arti
tersendiri. atau kelompok kata yang menyatakan makna kiasan.
Contoh idiom:
anak emas = anak yang paling disayang
Angkat topi = salut atau hormat
Cagar alam = tempat pelindungan alam
Darah daging = anak
Batang hidung = tampak/ hadir
Buaya darat = penggemar wanita, pembohong
Hidung belang = laki-laki suka selingkuh
Lupa daratan = hilang ingatan
Lintah darat = rentenir
Kucing garong = sifat garang, raut muka yang kurang menyenangkan
Panjang tangan = pencuri
Merah padam = marah
Keras kepala = watak yang keras
Cinta buta = betul-betul cinta
Makan garam = banyak pengalaman
Angkat tangan = menyerah
Angkat topi = salut atau hormat
Cagar alam = tempat pelindungan alam
Darah daging = anak
Batang hidung = tampak/ hadir
Buaya darat = penggemar wanita, pembohong
Hidung belang = laki-laki suka selingkuh
Lupa daratan = hilang ingatan
Lintah darat = rentenir
Kucing garong = sifat garang, raut muka yang kurang menyenangkan
Panjang tangan = pencuri
Merah padam = marah
Keras kepala = watak yang keras
Cinta buta = betul-betul cinta
Makan garam = banyak pengalaman
Angkat tangan = menyerah
Ringan kepala = mudah mengerti dan memahami
Idiom dapat dibedakan
menjadi 2 jenis, yakni:
1. Idiom penuh, yaitu idiom atau ungkapan yang seluruh unsure pembentuknya tidak dapat dikembalikan kepada makna denotasinya/sebenarnya.
Contoh:
a Gulung tikar berarti bangkrut.
b Pantat kuning berarti pelit/kikir.
Kata gulung dan kata tikar sudah kehilangan makna denotasinya. Demikian juga kata pantat dan kata kuning.
1. Idiom penuh, yaitu idiom atau ungkapan yang seluruh unsure pembentuknya tidak dapat dikembalikan kepada makna denotasinya/sebenarnya.
Contoh:
a Gulung tikar berarti bangkrut.
b Pantat kuning berarti pelit/kikir.
Kata gulung dan kata tikar sudah kehilangan makna denotasinya. Demikian juga kata pantat dan kata kuning.
2. Idiom sebagian, yaitu idiom atau ungkapan yang sebagian unsur pembentuknya masih dapat dikembalikan kepada makna denotasinya.
Contoh:
a Kabar burung berarti kabar atau berita yang belum tentu kebenarannya.
b Daftar hitam berarti daftar nama orang yang terlibat dalam tindak kejahatan.
Dalam hal ini, kata kabar dan daftar masih dapat dikembalikan pada makna denotasinya.
Idiom ialah ungkapan bahasa berupa
gabungan kata (frase) yang maknanya sudah menyatu dan tidak dapat ditafsirkan
dengan unsur makna yang membentuknya.
Contoh:
(1) selaras dengan
(2)
membanting tulang
insaf
akan
bertekuk lutut
berbicara
tentang
mengadu domba
Pada contoh (1) terlihat bahwa kata tugas dengan, akan, tentang, dengan
kata-kata yang digabungkannya merupakan ungkapan tetap. Jadi, tidak tepat jika
diubah atau digantikan, misalnya menjadi:
selaras tentang
insaf dengan
berbicara akan
Demikian pula contoh (2), idiom-idiom
tersebut tidak dapat diubah misalnya menjadi:
membanting kulit
bertekuk paha
mengadu kambing
Terima kasih sudah membaca Idiom
dalam bahasa Indonesia Semoga bermanfaat bila ada yang membutuhkan
silah kan di Copy Paste......)))))))))
Tidak ada komentar:
Posting Komentar